Inilah Cara RankBrain Mengoptimalkan Teknik SEO

Inilah Cara RankBrain Mengoptimalkan Teknik SEO

Dalam beberapa minggu terakhir ini, ada semangat menyegarkan seputar kecerdasan buatan, dengan “AIO” (Artificial Intelligence Optimization) yang membesarkan kepalanya di situs web agensi dan blog. HTTPS dan mobile sepertinya pertama pendinginan sebagai topik, jadi perhatian beralih ke RankBrain.

Kenyataannya bagaimanapun adalah bahwa pengoptimalan intelijen buatan tampaknya merupakan gagasan paradoks. Jika kita membayangkan bahwa Google adalah anak kecil, ketika anak tersebut pergi ke sekolah dan membaca sebuah buku, kita ingin anak tersebut belajar dan memahami informasi dalam buku itu. Jika buku tersebut tidak “dioptimalkan” agar anak dapat belajar – informasi terstruktur, gambar, keterlibatan, pengalaman pengguna yang positif, dll. – maka si anak tidak akan belajar atau memahami isinya.

Baca juga teknik optimasi konten

Mengoptimalkan RankBrain bukanlah sesuatu yang baru, atau rumit. Tweet di atas dari Google Gary Illyes pada tanggal 27 Juni 2017 menggemakan ini. Jadi mengapa ada kebutuhan untuk mengubah optimasi RankBrain menjadi produknya sendiri, padahal praktiknya bukan sesuatu yang baru? Dalam posting ini saya akan mengeksplorasi secara tepat apa RankBrain, dan tidak, serta bagaimana konsep dan praktik SEO yang sudah ada sebelumnya (seperti yang digariskan oleh pedoman Google) berlaku untuk RankBrain.

Apa itu RankBrain?

RankBrain menggunakan bentuk pembelajaran mesin dan digunakan oleh Google untuk memproses data kualitatif yang tidak terduga (konten tertulis) ke dalam data kuantitatif (entitas matematis), vektor yang dapat dimengerti oleh algoritma dan komputer lainnya. 15% dari semua pertanyaan yang proses Google baru, jadi umum bagi RankBrain untuk menemukan kueri atau frase yang belum pernah terlihat sebelumnya. Dengan menggunakan data yang telah diproses sebelumnya di vektor dan pecahan, RankBrain terlihat membuat tebakan cerdas berdasarkan kueri serupa, dan makna serupa.

Jumlah kueri baru telah berkurang dari 25% di tahun 2007, namun volume meningkat secara eksponensial berkat bangkitnya smartphone dan tingkat penetrasi internet yang meningkat di seluruh dunia.

Sederhananya, RankBrain memiliki fungsi untuk :

  • Menginterpretasikan permintaan pengguna
  • Menentukan maksud pencarian
  • Memilih hasil (item) dari database

Teknik optimasi terbaik bisa anda pesan dengan mengunjungi situs jayaseo diĀ http://jayaseo.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*